Minggu, 05 April 2015

Character Building – Pancasila



Lubang Biopori- laporan 1

Nama : Siska
NIM : 1801385694
Kelas : LE51
Kegiatan : Lubang Biopori
Hari, tanggal : Sabtu , 4 april 2015
Nama lokasi : Taman Daan Mogot, Komplek Rasa Sayang

Pada saat hari sabtu tanggal 4 april 2015 matahari sedang memancarkan sinarnya dengan sangat terik. Saya beserta kelompok saya bergegas untuk pergi menuju lokasi tempat pembuatan lubang biopori. Seperti yang kita ketahui lubang biopori itu sendiri merupakan kata lain dari lubang resapan biopori yang merupakan metode resapan air yang di tujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya serap air pada tanah. Metode ini telah di cetuskan oleh Dr. Kamir R Brata yaitu salah satu seorang Institut Pertanian Bogor. Peningkatan daya serap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik agar dapat menghasilkan kompos. Dan sampah organik yang di timbun didalam lubang akan dapat menghidupi fauna yang terdapat didalam tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori dalam tanah. Dan tekhnologi sederhana inilah yang kemudian disebut dengan nama biopori.

      Kemudian ketika saya dan kelompok saya ingin berpergian untuk membuat lubang biopori tidak terduga-duga terjadi suatu hambatan pada kelompok saya yaitu terjadinya keterpisahan kami semua saat di jalan. Namun, dengan musibah yang terpencarnya kami tersebut kami tetap semangat untuk membuat lubang biopori. Lalu tidak lama kemudian saat masing-masing bagian dari kami sudah sampai didalam komplek rasa sayang, taman daan mogot tersebut tidak di duga-duga kami semua bisa bertemu,berkumpul dan bertemu kembali. Dan akhirnya saat ka mi semua sudah berkumpul kami semua bergegas menuju kantor pos satpam komplek setempat yang dimana tidak diduga sudah terdapat pak RT serta beberapa warga yang sedang berkumpul dan berbinccang-bincang disana kemudian kami semua meminta izin untuk dapat memulai kegiatan biopori di komplek tersebut. Dan permohonan izin kami semua ternyata disambut dengan baik oleh  pak RT, satpam dan juga warga sekitar. Dan akhirnya saya dan kelompok saya diantarkan oleh pak RT dan satpam menuju tempat berlangsungnya pembuatan lubang biopori tersebut. Dengan adanya sikap yang baik dari pak rt dan satpam sekitar yang ingin mengantarkan kami  menuju tempat tersebut kami merasa senang. Sesampainya kami di taman komplek tersebut kami melihat banyak sekali pepohonan dan juga lahan yang luas yang di tutupi pagar-pagar yang tersusun rapih dan di sinilah tempat yang cocok bagi kami untuk membuat lubang biopori. Dan kemudian pak RT serta satpam sekitar juga hadir untuk memantau kami dalam membuat lubang biopori serta memberikan kami dukungan semangat, bimbingan dalam pembuatan lubang biopori tersebut.

      Lalu saya dan kelompok saya mulai membagi tugas-tugas untuk dapat membuat lubang biopori dengan alat-alat dan pipa-pipa yang sudah kami bawa. Hal pertama yang dilakukan adalah memotong pipa-pipa menjadi ukuran-ukuran yang sudah di tentukan dan kemudian membuat lubang dari sisi ke setiap sisi pipa yang ada. Sangat di butuhkan waktu yang tidak sebentar juga bagi kami untuk memotong serta melubangi setiap sisi pipa-pipa tersebut. Berikut ini adalah foto saya bersama teman saya ketika ingin memotong dan melubangi pipa tersebut.





       Kemudian setelah setiap sisi pipa hingga tutup pipa sudah dilubangi secara satu persatu, beberapa orang dari anggota kelompok sudah mulai siap melubangi tanah-tanah yang ada degan alat khusus lubang biopori tersebut. Dan setelah saya sudah selesai memotong dan melubangi pipa saya pun bergegas untuk membantu teman-teman saya. Ternyata saat akan di lakukan pembuatan lubang tersebut tidaklah susah bagi saya pribadi hanya saja diperlukan tenaga yang kuat untuk dapat menghancurkan tanah dan membuat bentuk pola lubang dengan alat tersebut. Namun, saat pembuatan lubang tersebut kelompok kami pun mendapatkan masalah karna tekstur tanah yang kering, keras dan mengumpal dan akhirnya satpam komplek tersebut memberikan kami ide untuk memberikan air pada tanah tersebut agar mudah di lubangi. Dan kami pun mencoba ide tersebut setelah di berikan air memang tekstur tanah tersebut berubah menjadi lebih mudah untuk di bentuk lubang. Berikut ini adalah foto saya dan beberapa anggota kelompok saya saat membuat lubang pada lahan tersebut serta tekstur tanah pada lahan tersebut.







            Dan setelah tanah-tanah pada lahan tersebut sudah dilubangi kemudian saya dan kelompok saya pun siap menanami lubang-lubang tersebut dengan pipa-pipa yang sudah siap di tanam serta tidaklah lupa saya dan kelompok saya memberikan sampah organik di dalam pipa-pipa tersebut. kemudian saat waktu kira-kira sudah menunjukkan pukul 4 sore, kedua pipa kelompok kami sudah selesai di tanam ke dalam lubang dan saya serta kelompok saya pun menyudahinya. Lalu saya dan kelompok saya pun mengucapkan terimakasih kepada pak RT dan pak satpam yang sudah membantu kami dan tak lupa kelompok saya meminta pak RT dan satpam tersebut untuk dapat membantu kami dalam melakukan pemantauan atau menjaga daerah pembuatan lubang biopori ini. berikut ini adalah salah satu potret lubang biopori yang sudah selesai di tanami pipa.




         Kemudian dari hasil pembuatan lubang biopori yang pertama ini ada beberapa nilai-nilai pancasila yang di dapatkan yaitu sila ke 1 dan sila ke 3, dimana sila ke 1 ini berbunyi tentang "Ketuhanan yang Maha Esa" dan pada kejadian kelompok kami saat kami semua terpisahkan saat menuju tempat pembuatan lubang biopori di sini sila 1 sangat membantu kami dimana tuhan sendiri membantu kami dalam memberi petunjuk jalan serta kelancaran cuaca agar saya dan kelompok saya dapat mengerjakan lubang biopori ini dengan baik. Dan terdapat sila ke 3 juga pada pembuatan lubang biopori kelompok kami  yaitu sila ke 3 yang berbunyi "Persatuan Indonesia" dimana pada kelompok kami juga terdapat kejadian dimana dalam keadaan sesulit apa pun saat pembuatan lubang dengan tekstur tanah yang sulit, saya dan kelompok saya tetap bersatu dan saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain agar dapat membuat lubang tersebut dengan baik. Dan dari hasil pembuatan lubang biopori hari ini saya sangat terkesan dengan adanya pengalaman-pengalaman baru yang terjadi pada hari ini yang membuat sangat terkesan dan tak terlupakan bagi saya serta saya berharap agar proses pembuatan lubang biopori ini akan berjalan dengan lancar hingga nanti, tentunya semua ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya bantuan kerjasama antar anggota kelompok dalam memproses tahap demi tahap pembuatan lubang biopori ini. 

Terimakasih.
:)












Tidak ada komentar:

Posting Komentar