Kamis, 30 April 2015

Character Building – Pancasila


Lubang Biopori- laporan 4


Nama                   : Siska
NIM                      : 1801385694
Kelas                     : LE51
Kegiatan              : Lubang Biopori
Hari, tanggal         : Selasa , 28 april 2015
Nama lokasi          : Taman Daan Mogot, Komplek Rasa Sayang


        Tepat pada tanggal 28 april ini adalah hari terakhir dimana pembuatan lubang biopori ini di selesaikan. Saya dan kelompok saya pergi secara bersama-sama menuju lokasi pembuatan lubang ke 8, 9 dan 10. Kami semua melakukan hal yang biasa kami lakukan tahap demi tahap dalam pembuatan lubang biopori dari memotong pipa, melubangi pipa, membuat lubang pada tanah, memasukkan pipa ke dalam tanah , memasukkan sampah organik dan menutup pipa tersebut dengan tutup pipa agar sejajar dengan tanah. Dan hingga akhirnya ke 10 lubang biopori kami pun telah selesai. Berikut ini adalah hasil potret lubang biopori terakhir yaitu 8,9 dan 10 yang telah terselesaikan dengan baik.


Lubang Biopori 8


Lubang Biopori 9



Lubang Biopori 10





  • Analisa Diri Mahasiswa
          Selama kegiatan pembuatan biopori ini, saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali terutama bagi diri saya sendiri. Kegiatan lubang biopori ini sangat bermanfaat bagi diri saya sendiri karna dengan adanya kegiatan ini membuat saya lebih memperhatikan, menjaga dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan. Selain itu kegiatan biopori ini juga bermanfaat untuk kita semua karna dengan adanya pembuatan lubang biopori ini dapat membuat lingkungan terhindar dari banjir, menyuburkan tanaman, peningkatan kualitas air tanah dan masih banyaklah lagi hal positif yang kita dapat jika kita lebih memperhatikan dan memperdulikan lingkungan. Dan dalam kegiatan yang saya lakukan ini semua orang seperti saya , kelompok saya, pak RT, satpam, warga dan masyarakat sekitar saling menjaga, saling bahu-membahu untuk membantu menjaga lingkungan seperti lubang biopori ini di wilayahnya dengan baik.


  • Nilai Pancasila
          Nilai-nilai yang dapat kita terima dari kegiatan pembuatan biopori ini adalah banyak sekali yang dapat kita serap seperti pada, sila 1 yaitu "Ketuhanan yang Maha Esa"  , di mana pada sila pertama ini berperan dalam kelompok kami adalah saat setiap pembuatan lubang biopori dari lubang biopori 1 sampai ke lubang biopori ke 10, Tuhan selalu ikut andil dalam setiap pengerjaan lubang biopori di mana setiap pembuatan lubang biopori di berikan kemudahan jalan serta kemudahan dalam cuaca.
       Pada sila ke 3, yaitu "Persatuan Indonesia"  , di mana sila ini sangat menjadi penentu keberhasilan dalam pembuatan lubang biopori dari awal hingga akhir. Hal ini di karnakan tanpa adanya persatuan dari setiap anggota kelompok dan juga kerjasama dengan masyarakat sekitar maka  tujuan untuk membuat kegiatan pembuatan lubang biopori ini tidak akan berjalan dengan baik. oleh sebab itu, rasa persatuan sangat penting guna mencapai tujuan bersama.

           Dan yang terakhir pada sila ke 4, yaitu "Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan"  ,  di mana pada sila ini bermaksud bahwa dalam setiap pengerjaan kelompok pastilah di perlukan rasa tenggang rasa, rasa saling menghormati dan mau menerima pendapat satu sama lain. Dan pada kelompok ini semua saling bekerjasama untuk bermusyawarah atau berdiskusi dengan baik agar rencana perta lebih pembuatan ini dapat terselesaikan dengan baik.


  • Saran dan Masukan 
          Kegiatan lubang biopori ini menurut tempat berlangsungnya yaitu komplek rasa sayang, taman daan mogot. Warga-warga sekitar memberikan komentar yang positif akan di adakannya kegiatan ini di daerah mereka karna dengan begitu lingkungannya akan menjadi lebih baik lagi untuk masa depannya. Dan menurut saya kegiatan ini merupakan hal yang positif, baik dan layak untuk di perjuangkan. Sehingga patutlah di perjuangkan untuk generasi-generasi mahasiswa dan mahasiswi Binus University selanjutnya maupun patut menjadi panutan bagi lembaga-lembaga lain untuk dapat mengikutinya. 




  • Kesan
          Kesan saya saat mengikuti kegiatan ini sangatlah berguna dan bermanfaat. Karna dengan di adakannya kegiatan biopori ini dapat mebuat saya lebih mengerti mengenai apa itu biopori dan membuat saya lebih peduli dan cinta lagi akan lingkungan. Dan saya juga mendapatkan pengalaman dan pembelajaran mengenai pentingnya kerjasama , rasa persatuan , rasa tenggang rasa, rasa saling menghargai dan menghormati satu sama lain dalam kegiatan ini yang tidak pernah saya lupakkan.



  • Foto-foto kegiatan bersama warga























             Dan pada akhirnya usai sudah semua kegiatan mengenai pembuatan lubang biopori ini. Walaupun dengan bercucuran keringat saya merasa puas karna saya telah bisa peduli akan lingkungan dengan membuat lubang biopori. Kemudian saya ingin mengucap syukur dan berterimakasih pada Tuhan karna berkatnyalah tugas ini dapat terselesaikan dengan baik dan  juga saya ingin mengucapkan terimakasih kepada pihak RT/RW setempat, satpam-satpam sekitar serta warga-warga yang turut bekerjasama dalam proses kelancaran kegiatan biopori ini. Dan tak lupa saya juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman kelompok saya atas kerjasama yang baik karna tanpa kerjasama kalian semua kegiatang biopori ini tidak akan terselesaikan dengan baik.

           Terimakasih.    :)










Selasa, 21 April 2015

Character Building – Pancasila




Lubang Biopori- laporan 3


Nama : Siska
NIM : 1801385694
Kelas : LE51
Kegiatan : Lubang Biopori
Hari, tanggal : Senin , 20 april 2015
Nama lokasi : Taman Daan Mogot, Komplek Rasa Sayang


         Bertepatan dengan hari senin tanggal 20 april ini saya dan kelompok saya akan melanjutkan pembuatan lubang biopori. Kami semua berpergian bersama setelah pelajaran di Binus University selesai yaitu sekitar pukul 12.00 WIB. Sesampainya saya dan kelompok saya di komplek rasa sayang, taman daan mogot sekitar pukul 13.00 WIB , kami semua kembali menghampiri pak RT dan satpam setempat untuk meminta izin membuat lubang biopori di komplek tersebut. Dan kemudian setelah saya dan kelompok saya selesai meminta izin , kami semua bergegas menuju lokasi pembuatan lubang biopori. Sesampainya saya dan kelompok saya di lokasi tersebut saya dan kelompok saya mulai mempersiapkan pipa-pipa yang akan di tanami dan juga memantau perkembangan kelima lubang biopori yang di tanami terlebih dahulu. Berikut ini adalah foto saya dan kelompok saya ketika mempersiapkan pipa-piapa yang akan di gunakan.





                 Setelah pipa-pipa sudah selesai di lubangi dan di potong sesuai ukurannya, saya dan kelompok saya pun mulai bahu-membahu satu sama lain untuk dapat membuat dua buah lubang di tanah yang sudah di sediakan. Meskipun saya dan kelompok saya terhambat karna tekstur tanah yang cukup sulit tapi kami semua tetap semangat dalam melakukan pembuatan lubang biopori demi lingkungan yang lebih baik lagi. Berikut ini adalah potret saat membuat lubang pada lahan tersebut.







           Kemudian setelah kedua lubang tersebut sudah selesai di lubangi maka saya dan kelompok saya mulai menanami lubang tersebut satu per satu dengan pipa-pipa yang sudah siap di tanam dan tak lupa ketika sudah memasukkan pipa-pipa tersebut ke dalam lubang yang sudah tersedia, saya dan kelompok saya pun tak lupa memberikan sampah-sampah organik seperti daun kering ke dalam pipa-pipa tersebut, Ini adalah beberapa potret foto pembuatan lubang biopori saya dan kelompok saya .








               Setelah kedua lubang biopori sudah di tanami dengan baik, saya dan kelompok saya pun mengecek dan memantau lubang-lubang biopori yang lainnya , yang mana kelima lubang tersebut sudah saya dan kelompok saya tanami terlebih dahulu. Setelah saya dan kelompok saya mengecek keadaan lubang biopori saya dan kelompok saya sebelumnya , ternyata kondisinya sangat baik. Hal ini tentunya tidak akan sebaik ini tanpa adanya bantuan kerja sama dengan pak RT , satpam dan warga-warga sekitar yang saling menjaga lingkungan. 

               Lalu setelah saya dan kelompok saya sudah selesai melakukan pembuatan lubang biopori yang ke enam dan ke tujuh serta melakukan pemantauan atas lubang-lubang biopori sebelumnya, saya dan kelompok saya pun berpamitan untuk pulang dengan pak RT dan satpam sekitar. Dari kegiatan tersebut saya dan kelompok saya mendapatkan nilai pancasila yag terterapkan yaitu sila ke 1, yaitu "Ketuhanan yang Maha Esa", di mana di sini saat pembuatan lubang biopori kita dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan apa pun termasuk dalam cuaca. Dan juga sila ke 3 yaitu "Persatuan Indonesia", di mana saya dan kelompok kami dari hari ke hari setiap pembuatan semakin kompak dalam hal kerjasama yang dilakukan. Kemudian dalam kegiatan ini saya juga dapat pembelajaran bagaimana saya merasa bahwa saya harus semakin peduli lagi terhadap lingkungan. 

Terimakasih.
:)











Sabtu, 11 April 2015

Character Building – Pancasila





Lubang Biopori- laporan 2


Nama : Siska
NIM : 1801385694
Kelas : LE51
Kegiatan : Lubang Biopori
Hari, tanggal : Sabtu , 11 april 2015
Nama lokasi : Taman Daan Mogot, Komplek Rasa Sayang

           Pada hari sabtu tanggal 11 april yang cukup cerah ini saya dan kelompok saya kembali bertugas untuk membuat lubang biopori. Kami semua pergi bersama-sama menuju lokasi tempat pembuatan lubang biopori setelah kelas yang diadakan di Binus University yang berakhir pukul 13.00 WIB. Kemudian setelah kami semua pergi dari jam 13.00 WIB, kami pun sampai di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Sesampainya kami semua di komplek rasa sayang, taman daan mogot , kami pun tak lupa bergegas untuk meminta izin kepada pak RT dan satpam sekitar untuk melakukan pembuatan lubang biopori selanjutnya dan pak RT serta satpam setempat pun memberikan sambutan yang baik. Lalu saya dan kelompok saya pun bergegas untuk menuju lahan tempat lubang biopori di tanamkan. Ketika sesampainya saya dan kelompok saya di lokasi tersebut, kami semua mulai mempersiapkan 3 buah pipa yang akan di tanamkan. Dan ini adalah salah satu foto saat mempersiapkan pipa-pipa.



          kemudian setelah pipa-pipa yang ingin di tanamkan sudah selesai di potong dan di lubangi sesuai ukuran, saya dan kelompok saya pun  mulai membuat 3 lubang pada lahan atau tanah yang ada. Namun, saat terjadinya pembuatan ketiga lubang tersebut kami semua lagi-lagi terkendala akan keadaan tanh yang cukup keras, kering dan menggumpal serta terdapat batu didalamnya. Dan akhirnya kami pun menggunakan cara dengan memberikan air pada tanah tersebut. Ini adalah beberapa foto saat saya dan kelompok saya mencoba membuat lubang pada tanah tersebut.







             Lalu saat saya dan kelompok saya sudah mulai melakukan proses pelubangan pada tanah, saya dan kelompok saya pun terus mencoba secara bergantian pada tekstur tanah yang tidak memadai tersebut secara bergantian hingga akhirnya tercipta pun tiga lubang yang siap untuk di tanami oleh pipa-pipa yang sudah siap. Berikut ini adalah beberapa foto saat saya dan kelompok saya sedang memasukkan pipa dan juga tak lupa saya dan kelompok saya pun memasukkan sampah organik ke dalam pipa agar dapat membantu guna lubang biopori tersebut.







        
                 Kemudian setelah lubang-lubang yang sudah di tanami oleh pipa-pipa sudah di berikan sampah-sampah organik serta di tutup kembali, saya dan kelompok saya pun menyudahi kegiatan pembuatan ketiga lubang pada lahan yang sudah di tanami dua lubang sebelumnya dan kini sudah menjadi lima lubang tersebut. Pada kegiatan pembuatan lubang ini saya merasa terdapat nilai-nilai pancasila yang tertuang pada kegitan ini di mana terdapat sila ke 3 yaitu "Persatuan Indonesia" , dengan maksud bahwa dengan adanya kegiatan ini saya dan teman-teman kelompok saya dapat lebih akrab dan juga lebih terasa sifat kekeluargaan pada kelompok kami karna dengan proses pembuatan lubang biopori ini kami semua saling bantu-membantu agar semua lubang biopori dapat terselesaikan dengan baik. Kemudian saya juga dapat mengambil pelajaran pada pengalaman pembuatan lubang biopori ini, dimana saya lebih bisa mengerti , menghargai dan menjaga lingkungan tempat kita berpijak di bumi tercinta ini.

Terimakasih.
:) 







       

             

Minggu, 05 April 2015

Character Building – Pancasila



Lubang Biopori- laporan 1

Nama : Siska
NIM : 1801385694
Kelas : LE51
Kegiatan : Lubang Biopori
Hari, tanggal : Sabtu , 4 april 2015
Nama lokasi : Taman Daan Mogot, Komplek Rasa Sayang

Pada saat hari sabtu tanggal 4 april 2015 matahari sedang memancarkan sinarnya dengan sangat terik. Saya beserta kelompok saya bergegas untuk pergi menuju lokasi tempat pembuatan lubang biopori. Seperti yang kita ketahui lubang biopori itu sendiri merupakan kata lain dari lubang resapan biopori yang merupakan metode resapan air yang di tujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya serap air pada tanah. Metode ini telah di cetuskan oleh Dr. Kamir R Brata yaitu salah satu seorang Institut Pertanian Bogor. Peningkatan daya serap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik agar dapat menghasilkan kompos. Dan sampah organik yang di timbun didalam lubang akan dapat menghidupi fauna yang terdapat didalam tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori dalam tanah. Dan tekhnologi sederhana inilah yang kemudian disebut dengan nama biopori.

      Kemudian ketika saya dan kelompok saya ingin berpergian untuk membuat lubang biopori tidak terduga-duga terjadi suatu hambatan pada kelompok saya yaitu terjadinya keterpisahan kami semua saat di jalan. Namun, dengan musibah yang terpencarnya kami tersebut kami tetap semangat untuk membuat lubang biopori. Lalu tidak lama kemudian saat masing-masing bagian dari kami sudah sampai didalam komplek rasa sayang, taman daan mogot tersebut tidak di duga-duga kami semua bisa bertemu,berkumpul dan bertemu kembali. Dan akhirnya saat ka mi semua sudah berkumpul kami semua bergegas menuju kantor pos satpam komplek setempat yang dimana tidak diduga sudah terdapat pak RT serta beberapa warga yang sedang berkumpul dan berbinccang-bincang disana kemudian kami semua meminta izin untuk dapat memulai kegiatan biopori di komplek tersebut. Dan permohonan izin kami semua ternyata disambut dengan baik oleh  pak RT, satpam dan juga warga sekitar. Dan akhirnya saya dan kelompok saya diantarkan oleh pak RT dan satpam menuju tempat berlangsungnya pembuatan lubang biopori tersebut. Dengan adanya sikap yang baik dari pak rt dan satpam sekitar yang ingin mengantarkan kami  menuju tempat tersebut kami merasa senang. Sesampainya kami di taman komplek tersebut kami melihat banyak sekali pepohonan dan juga lahan yang luas yang di tutupi pagar-pagar yang tersusun rapih dan di sinilah tempat yang cocok bagi kami untuk membuat lubang biopori. Dan kemudian pak RT serta satpam sekitar juga hadir untuk memantau kami dalam membuat lubang biopori serta memberikan kami dukungan semangat, bimbingan dalam pembuatan lubang biopori tersebut.

      Lalu saya dan kelompok saya mulai membagi tugas-tugas untuk dapat membuat lubang biopori dengan alat-alat dan pipa-pipa yang sudah kami bawa. Hal pertama yang dilakukan adalah memotong pipa-pipa menjadi ukuran-ukuran yang sudah di tentukan dan kemudian membuat lubang dari sisi ke setiap sisi pipa yang ada. Sangat di butuhkan waktu yang tidak sebentar juga bagi kami untuk memotong serta melubangi setiap sisi pipa-pipa tersebut. Berikut ini adalah foto saya bersama teman saya ketika ingin memotong dan melubangi pipa tersebut.





       Kemudian setelah setiap sisi pipa hingga tutup pipa sudah dilubangi secara satu persatu, beberapa orang dari anggota kelompok sudah mulai siap melubangi tanah-tanah yang ada degan alat khusus lubang biopori tersebut. Dan setelah saya sudah selesai memotong dan melubangi pipa saya pun bergegas untuk membantu teman-teman saya. Ternyata saat akan di lakukan pembuatan lubang tersebut tidaklah susah bagi saya pribadi hanya saja diperlukan tenaga yang kuat untuk dapat menghancurkan tanah dan membuat bentuk pola lubang dengan alat tersebut. Namun, saat pembuatan lubang tersebut kelompok kami pun mendapatkan masalah karna tekstur tanah yang kering, keras dan mengumpal dan akhirnya satpam komplek tersebut memberikan kami ide untuk memberikan air pada tanah tersebut agar mudah di lubangi. Dan kami pun mencoba ide tersebut setelah di berikan air memang tekstur tanah tersebut berubah menjadi lebih mudah untuk di bentuk lubang. Berikut ini adalah foto saya dan beberapa anggota kelompok saya saat membuat lubang pada lahan tersebut serta tekstur tanah pada lahan tersebut.







            Dan setelah tanah-tanah pada lahan tersebut sudah dilubangi kemudian saya dan kelompok saya pun siap menanami lubang-lubang tersebut dengan pipa-pipa yang sudah siap di tanam serta tidaklah lupa saya dan kelompok saya memberikan sampah organik di dalam pipa-pipa tersebut. kemudian saat waktu kira-kira sudah menunjukkan pukul 4 sore, kedua pipa kelompok kami sudah selesai di tanam ke dalam lubang dan saya serta kelompok saya pun menyudahinya. Lalu saya dan kelompok saya pun mengucapkan terimakasih kepada pak RT dan pak satpam yang sudah membantu kami dan tak lupa kelompok saya meminta pak RT dan satpam tersebut untuk dapat membantu kami dalam melakukan pemantauan atau menjaga daerah pembuatan lubang biopori ini. berikut ini adalah salah satu potret lubang biopori yang sudah selesai di tanami pipa.




         Kemudian dari hasil pembuatan lubang biopori yang pertama ini ada beberapa nilai-nilai pancasila yang di dapatkan yaitu sila ke 1 dan sila ke 3, dimana sila ke 1 ini berbunyi tentang "Ketuhanan yang Maha Esa" dan pada kejadian kelompok kami saat kami semua terpisahkan saat menuju tempat pembuatan lubang biopori di sini sila 1 sangat membantu kami dimana tuhan sendiri membantu kami dalam memberi petunjuk jalan serta kelancaran cuaca agar saya dan kelompok saya dapat mengerjakan lubang biopori ini dengan baik. Dan terdapat sila ke 3 juga pada pembuatan lubang biopori kelompok kami  yaitu sila ke 3 yang berbunyi "Persatuan Indonesia" dimana pada kelompok kami juga terdapat kejadian dimana dalam keadaan sesulit apa pun saat pembuatan lubang dengan tekstur tanah yang sulit, saya dan kelompok saya tetap bersatu dan saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain agar dapat membuat lubang tersebut dengan baik. Dan dari hasil pembuatan lubang biopori hari ini saya sangat terkesan dengan adanya pengalaman-pengalaman baru yang terjadi pada hari ini yang membuat sangat terkesan dan tak terlupakan bagi saya serta saya berharap agar proses pembuatan lubang biopori ini akan berjalan dengan lancar hingga nanti, tentunya semua ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya bantuan kerjasama antar anggota kelompok dalam memproses tahap demi tahap pembuatan lubang biopori ini. 

Terimakasih.
:)